Senin, 2008 September 15

Membangun Hubungan Baik: Investasi yang Tak Ternilai untuk Bisnis Internet anda

Nah, agar bisnis internet anda berjalan lancar, tentunya anda perlu membangun hubungan baik dengan pengunjung atau konsumen anda. Hubungan baik dalam jangka panjang adalah dasar kesuksesan bisnis anda.

Biasanya, kebanyakan merchant lebih fokus pada produk dan pelayanan sebelum pembelian. Asal produknya bagus, kadang mereka tidak begitu peduli bagaimana membangun hubungan dengan pelanggan. Seperti misalnya, ketika konsumen belum membeli produk atau jasa anda, pelayanan yang anda berikan sangat baik. Namun, setelah mereka menjadi konsumen anda, biasanya tingkat pelayanannya menurun. Bagi saya ini sebuah blunder.

Tapi bagaimana membangun hubungan baik di internet? Itu yang harus anda ketahui.

Untuk memulainya anda tak perlu menemui langsung konsumen anda satu persatu. Anda bisa misal cukup menyapa mereka lewat e-mail. Pastikan paling tidak mereka merasa mendapat perhatian sehingga jalinan komunikasi tak terputus.

Cara gampang yang bisa anda lakukan misal mengucapkan kata ‘terima kasih’ pada konsumen. Pastikan mereka mendapatkan perhatian anda. Dengan cara yang sama, yakinkan mereka bahwa anda orang yang dapat dipercaya. Tinggalkan kesan positif, agar mereka simpati dan tetap mau berbisnis dengan anda.

Saya, selalu terkesan dengan pelayanan di bank yang selalu bersikap ramah. Satpam membukakan pintu masuk sambil tersenyum, dan selalu menyapa anda. Mungkin hal itu sederhana, tapi sangat mendasar dalam melakoni bisnis. Dengan bersikap seperti itu, para pelanggan pasti terkesan. Mereka tak ragu untuk kembali berkunjung.

Lakukanlah hal serupa pada bisnis online anda. Cobalah beramah tamah dengan para pengunjung. Sapalah dengan penuh kehangatan agar meninggalkan kesan positif. Ajaklah mereka berinteraksi. Bersikaplah penuh perhatian.

Sediakan dan lakukan komunikasi lewat berbagai jalur. Selain email, anda bisa sediakan telepon dan juga chatting untuk melayani konsumen anda. Dengan membuka banyak jalur, harapannya semakin mudah pengunjung untuk menghubungi anda. Saya yakin dengan cara ini, perlahan hubungan baik antara anda dengan para pengunjung bisa terjalin. Sekaligus menumbuhkan kepercayaan bahwa produk dan service yang anda tawarkan memang berkualitas.


Minggu, 2008 September 14

Apa itu kerja?

Sebagian besar pebisnis internet tidak pernah bercita-cita menjadi seorang pebisnis internet. Hampir semua teman-teman pebisnis internet yang saya kenal pernah bekerja di tempat lain sebelum menggeluti karir di internet marketing. Tapi, coba anda tanyakan pada teman-teman saya ini: ”Apa bedanya kerjaan anda dulu dengan yang sekarang?” Anda pasti akan mendapat jawaban yang menakjubkan. Memang bagaimana jawaban mereka?

Bagi seorang pebisnis internet, bekerja bukanlah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan memperoleh uang. Anda bingung? Ok... lebih baik kita jelaskan satu per satu. Siap-siap...Apa sih “kerja’ itu ? Kebanyakan orang memang memandang, bekerja itu bertujuan untuk mendapat uang. Kerja = Uang.” Kalau kerja ya dapat uang, tidak kerja ya tidak dapat uang. Titik. That’s all. Berhenti sampai di sini saja. Ini mental pegawai, karyawan, bukan mental seorang pebisnis. Pikiran seorang pegawai sudah terprogram. Yang namanya kerja itu satu cara untuk mendapatkan uang. Contoh, anda bekerja di pabrik garmen. Anda dibayar untuk menjadi pembuat model pakaian. Maka anda dibayar untuk membuat model pakaian. Bos anda tidak akan membayar anda untuk menemukan cara membuat model pakaian dan mencari pangsa pasar untuk model pakaian yang anda buat. Bos hanya membayar anda untuk pekerjaan membuat model-model pakaian. Atau contohnya seperti saya, jadi pegawai negeri sipil, dengan segala pekerjaan rutinitas yang monoton. Tapi saya tidak ingin sampai disitu saja, saya akan lebih suka jika berpikiran sebagai seorang wiraswasta diluar jam kerja saya.

Nah silahkan Anda pikirkan, coba cari tahu apa yang menjadi mindset Anda.